sendang kali angke

Sebuah pementasan teater yang di adakan pada tanggal 20 Februari 2009 lalu oleh kelompok Teater “MANGGAR” yang berjudul “Sendang Kali Angke” mendapat respon yang beragam dari para penontonnya, mulai dari perasaan senang sampai yang menyinggung wilayah artistik.

Berawal dari rencana Pemerintah kota Praja yang ingin memugar sendang kali angke menjadi tempat pariwisata, seluruh warga pun menyambut gembira, namun ditengah kegembiraan mereka, yu sempi (salah satu pemain) menemukan sesosok mayat didalam sendang, serentak hal ini membuat seluruh warga menjadi takut apalagi dengan beredarnya isu – isu yang mengatakan sendang itu sangat angker, akhirnya warga beramai – ramai menolak pemugaran tersebut karna mereka takut akan kuwalat yang mungkin bisa merenggut nyawa mereka satu persatu.
tapi alhasil, seiring waktu berjalan dan beberapa masalah terjadi sampai yu sempi terbunuh barulah terkuak bahwa sebenarnya sendang tidak angker melainkan (darno) salah satu warga dan tetangga dekat yu sempi yang ketakutan kalau sendang dipugar, karna ia mempunyai kelainan seksual yang tidak bisa di obati, nafsunya begitu besar hingga banyak wanita yang dibunuh karna menolak meladeni nafsu birahinya termasuk isterinya sendiri, dan semua mayat itu dikuburnya dalam sendang, mulailah warga menyadari kejadian tersebut, darnopun dipenjara dan akhirnya sendang kali angke jadi dipugar.

menonton pementasan tersebut tidak hanya sekedar membawa tawa karna memang dikemas dalam guyonan khas jawa( jogja) tetapi juga mampu meyakinkan penonton bahwa masih terdapat kesenjangan yang terjadi dalam masyarakat dimasa kini, tentang orang yang berkelainan, tentang mitos, dan tentang tradisi, juga modernitas.

Berharap dari itu semua kami berusaha untuk dapat melestarikan kebudayaan dan tradisi dengan berkreatifitas, tentunya dengan dukungan dan partisipasi dari sesama pelaku seni agar kami dapat bermanfaat dan lebih baik lagi.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s